Buat saya, perkembangan laptop bisnis beberapa tahun terakhir cukup menarik untuk diikuti. Laptop kerja sekarang bukan lagi sekadar soal prosesor cepat, RAM besar, atau baterai yang tahan lama. Ada kebutuhan lain yang semakin terasa, terutama ketika pekerjaan mulai banyak bersinggungan dengan rapat online, kolaborasi jarak jauh, keamanan data, sampai berbagai fitur berbasis artificial intelligence (AI).
Hal inilah yang kemudian saya lihat pada kehadiran ASUS ExpertBook P3 G1 (P3406CCAP). ASUS membawa laptop bisnis ini dengan pendekatan yang cukup lengkap: performa Intel Core Ultra, fitur AI, keamanan kelas bisnis, tetapi tetap mempertahankan bentuk yang ringan untuk mobilitas.
Dalam keterangan ASUS di Jakarta, Kamis, 24 September 2026, ExpertBook P3 G1 hadir dengan pilihan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 255H, RAM DDR5 hingga 64GB, serta dua slot SSD PCIe 4.0 dengan kapasitas hingga 2TB.
Bagi pekerja yang sehari-harinya berhadapan dengan banyak dokumen, browser, aplikasi komunikasi, dan pekerjaan multitasking, spesifikasi seperti ini memang terasa masuk akal. Apalagi bobot laptop dimulai dari 1,43 kilogram.
Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven, mengatakan perangkat tersebut memang dirancang untuk memberikan pilihan laptop bisnis yang tetap tangguh dengan investasi yang lebih terkendali.
“Dengan ASUS ExpertBook P3 G1, kami ingin memberikan pilihan laptop bisnis yang tangguh dan andal tanpa mengorbankan efisiensi biaya bagi perusahaan yang sedang berkembang,” ujar Eric.
Laptop Kerja yang Mulai “Berpikir”
Yang menarik perhatian saya justru bukan hanya soal angka spesifikasi. ASUS mulai memasukkan AI sebagai bagian dari pengalaman kerja melalui ASUS MyExpert dan AI ExpertMeet.
AI ExpertMeet misalnya, membawa kemampuan untuk merekam dan merangkum rapat, menerjemahkan percakapan secara real-time, serta membantu mengurangi suara bising ketika melakukan komunikasi virtual.
Kalau melihat pola kerja sekarang, fitur seperti ini memang bukan lagi sekadar gimmick. Bayangkan ketika selesai mengikuti rapat panjang, pengguna tidak harus kembali memutar seluruh rekaman hanya untuk mencari poin penting. Rangkuman otomatis tentu bisa menjadi sesuatu yang praktis.
ExpertBook P3 G1 juga menggunakan prosesor Intel Core Ultra dengan Intel AI Boost NPU hingga 13 TOPS, sehingga kebutuhan komputasi AI tertentu dapat ditangani perangkat secara lebih terarah.
Ringan, tetapi Tetap Memikirkan Ketahanan
Dari sisi desain, ASUS memilih warna Misty Grey dengan lapisan logam tahan gores. Laptop ini juga membawa sertifikasi ketahanan MIL-STD-810H.
Buat pengguna yang mobilitasnya tinggi, bagian ini cukup relevan. Laptop kerja tidak selalu berada di atas meja kantor. Ada kalanya ikut masuk tas, dibawa ke ruang meeting lain, bekerja dari kafe, kampus, atau bahkan berpindah kota.
Dengan bobot mulai 1,43 kilogram dan ketebalan sekitar 10,7 hingga 19,9 mm, ExpertBook P3 G1 mencoba mengambil posisi sebagai perangkat kerja yang tidak terlalu membebani penggunanya.
Layar 14 inci WUXGA dengan rasio 16:10 dan sertifikasi TÜV Rheinland juga menjadi bagian yang menarik. Rasio layar tersebut memberikan ruang vertikal lebih luas, sesuatu yang cukup membantu ketika berhadapan dengan dokumen atau halaman web panjang.
Keamanan Tetap Jadi Bagian Penting
Untuk laptop bisnis, performa saja tentu belum cukup. ASUS membekali ExpertBook P3 G1 dengan ASUS ExpertGuardian, fingerprint sensor, serta TPM 2.0.
Ada pula kamera 1080p yang dilengkapi privacy shutter. Fitur sederhana seperti ini justru menurut saya cukup penting, terutama bagi pengguna yang sering melakukan meeting online.
ASUS turut menawarkan Business Support hingga tiga tahun, termasuk dukungan untuk baterai dan adaptor charger, serta layanan teknis dan perbaikan on-site.
Di Indonesia, ASUS ExpertBook P3 G1 dipasarkan mulai Rp14.699.000 untuk konfigurasi Intel Core Ultra 5 225H, RAM 8GB, dan SSD 256GB. Sementara varian Intel Core Ultra 7 255H dengan RAM 16GB dan SSD 512GB dibanderol Rp20.099.000.
Pada akhirnya, ExpertBook P3 G1 menurut saya menarik bukan semata karena membawa prosesor Intel Core Ultra. ASUS terlihat mencoba menjawab kebutuhan laptop kerja yang semakin berubah: ringan untuk dibawa, cukup bertenaga untuk multitasking, lebih aman untuk pekerjaan bisnis, dan mulai memanfaatkan AI sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.
Bukan laptop yang sekadar mengejar spesifikasi tinggi, tetapi perangkat yang mencoba menyesuaikan diri dengan cara kita bekerja hari ini.***
.jpg)
.jpg)
.jpg)

10 Komentar
Sekarang kalau cari laptop kerja emang bukan cuma adu gede-gedean RAM atau prosesor kencang aja ya. Sebagai orang yang sering ikutan rapat online panjang, fitur AI ExpertMeet di ASUS ExpertBook P3 G1 ini langsung menarik perhatian saya.
BalasHapusSalah satu hal yang menarik dari ASUS ExpertBook P3 G1 ini selain performa AI-nya adalah standar ketahanan militernya (MIL-STD-810H) dan kemudahannya untuk di-upgrade (dual slot RAM & SSD). Bagi yang punya mobilitas tinggi atau sering bekerja on-the-go, laptop dengan daya tahan fisik tinggi dan port yang lengkap begini jelas bikin tenang.
BalasHapusASUS tambah canggih ajaaaa, sampai kemarin waktu mau beli pun sempat bingung karena pilihannya makin banyak dengan beragam keunggulan masing-masing. Tapi ya justru di situ nilai plusnya ya, fitur yang ditawarkan bisa dicek mana yang sesuai dengan kebutuhan kita. Jadi semisal aktivitas kita nggak seberat itu, bisa dapat harga yang lebih terjangkau tapi kualitasnya juga nggak main-main. Dan ketika butuhnya memang yang punya spesifikasi tinggi, ASUS pun punya pilihannya.
BalasHapusASUS ini tuh seperti mendengarkan ya apa yang dibutuhkan oleh pasar, sehingga tiap kali launching perangkat baru, ga hanya spek yang kekinian tetapi juga bisa mengakomodir kebutuhan tersebut
BalasHapusMenarik membaca perkembangan ASUS ExpertBook P3 G1 dan bagaimana laptop sekarang semakin diarahkan untuk mendukung cara kerja yang lebih fleksibel. Buat pekerja yang mobilitasnya tinggi, bukan cuma performa yang penting, tapi juga bagaimana perangkat bisa membantu pekerjaan jadi lebih praktis dan efisien.
BalasHapusIya ya, beberapa tahun ini di era AI. Laptop bisnis pun berkembang pesat. Nggak kalah dan selalu number one, ya ASUS. Inovasi nya nggak pernah nanggung, selalu all out dan terdepan.
BalasHapusPas baca detail spesifikasi laptop ASUS ExpertBook P3 G1, jujur takjub dan kagum sih. Para pembisnis bakalan sangat terbantu dengan kelengkapan fitur dan detail speknya yang all out itu.
Sepakat, laptop kerja speknya banyak tapi yang terpenting sesuai dengan kebutuhan kita bukan seberapa cepat atau kuat, bisa ga laptopnya menyesuaikan ritme kerja kita yang kadang absurd wkwk
BalasHapusKalau asus ini kan menawarkan banyak tipe laptop kerja, jadi kita bisa pilih yang sesuai kebutuhan
ASUS makin keren aza denban inovasi-inovasi barunya yang mampu memenuhi kebutuhan zaman. Dunia online yang akrab dengan masyarakat zaman now bisa dijawab dengan fasilitas meeting yang cerdas. Mantafu jiwalah
BalasHapusMenarik ya, sekarang laptop kerja bukan cuma soal spesifikasi yang tinggi, tetapi juga bagaimana fitur-fiturnya bisa membantu pekerjaan sehari-hari jadi lebih praktis. Aku tertarik dengan fitur AI ExpertMeet yang bisa merangkum rapat, apalagi kalau harus mengikuti banyak meeting dan mencatat berbagai poin penting. Lumayan banget bisa menghemat waktu. Ditambah lagi desain yang ringan dan fitur keamanannya, ASUS ExpertBook P3 G1 ini tampaknya memang dirancang mengikuti kebutuhan kerja zaman sekarang. Terima kasih sudah berbagi informasi, Mas Diaz!
BalasHapusTiap tahun asus ngeluarin produk2 baru terus ya. Cakep banget lagi spek2nya. Emang andalan banget buat pekerja nih. Apalagi skg speknya oke dan ringan gampang dibawa2
BalasHapus