Ad Code

Responsive Advertisement

Modal Domain Murah dan 4 Artikel Sebulan! Blog Saya Lolos AdSense, Terjual, dan Kini Lahir Cerita Sang Pejalan untuk Ladang Cuan Baru


Dunia blogging memang selalu punya ceritanya sendiri. Ada yang memulai blog hanya untuk menulis pengalaman pribadi, ada yang menjadikannya sebagai portofolio digital, dan tidak sedikit pula yang berhasil mengubahnya menjadi sumber penghasilan. Saya sendiri mungkin berada di antara semuanya. Berawal dari hobi menulis dan berbagi cerita, akhirnya saya memberanikan diri untuk serius mengelola blog. Kini, sebuah perjalanan baru dimulai melalui blog terbaru saya, Cerita Sang Pejalan.

Kalau boleh sedikit bernostalgia, perjalanan ini tentu tidak lepas dari peran seorang blogger senior yang sudah banyak menginspirasi para blogger di Indonesia, yaitu Teh Ani Berta. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada beliau yang dengan sabar membagikan berbagai tutorial dan tips seputar blogging, khususnya mengenai Google AdSense. Berkat ilmu yang beliau bagikan, blog saya yang sebelumnya, Cerita Perjalanan Diaz, akhirnya berhasil lolos monetisasi Google AdSense setelah melalui berbagai proses yang cukup panjang dan penuh pembelajaran.

Jujur saja, lolos Google AdSense menjadi salah satu pencapaian yang sangat membahagiakan bagi saya. Selain menjadi bukti bahwa konsistensi dalam mengelola blog itu penting, hal tersebut juga membuka sudut pandang baru bahwa blog bukan hanya sekadar media berbagi cerita. Blog juga merupakan aset digital yang memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik. Bahkan, modal yang saya keluarkan pun sebenarnya tidak terlalu besar, hanya biaya perpanjangan domain dan konsistensi dalam mengisi konten secara rutin.

Siapa sangka, beberapa hari yang lalu saya akhirnya memutuskan untuk melepas blog Cerita Perjalanan Diaz kepada pemilik yang baru. Alhamdulillah, blog tersebut berpindah tangan dengan nilai yang menurut saya cukup baik dan memuaskan. Padahal selama ini saya hanya berusaha konsisten mengisi blog dengan sekitar dua hingga empat artikel setiap bulannya. Tidak perlu puluhan artikel dalam seminggu atau mengejar trafik secara berlebihan. Yang terpenting adalah menjaga kualitas konten dan terus merawat blog sebagai aset digital yang terus bertumbuh.

Pengalaman tersebut menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus belajar dan mengembangkan blog-blog lainnya. Dari situlah lahir blog baru saya, Cerita Sang Pejalan. Blog ini hadir dengan konsep yang lebih luas dan lebih fleksibel untuk membahas berbagai hal yang saya sukai, mulai dari perjalanan, gaya hidup, ekonomi kreatif, kuliner, teknologi, hingga berbagai cerita menarik lainnya yang saya temui selama menjadi seorang pejalan. Bisa dibilang, blog ini adalah rumah baru bagi ide-ide yang selama ini masih berserakan di kepala saya.

Ke depannya, saya juga mulai tertarik dengan istilah yang sering digunakan para blogger dan pebisnis digital, yaitu ternak blog. Tentu istilah ini bukan berarti membuat blog secara asal-asalan, melainkan membangun beberapa aset digital yang memiliki niche dan karakter masing-masing. Tujuannya sederhana, yaitu menjadikan blog sebagai salah satu ladang cuan jangka panjang. Jika dikelola dengan konsisten dan strategi yang tepat, sebuah blog bisa menjadi investasi digital yang nilainya terus bertambah dari waktu ke waktu.

Saya percaya bahwa setiap blog memiliki cerita dan rezekinya masing-masing. Ada yang cepat berkembang, ada yang membutuhkan waktu lebih lama. Yang terpenting adalah terus belajar, konsisten menulis, dan tidak takut untuk memulai. Saya sendiri masih jauh dari kata ahli dalam dunia blogging. Namun, pengalaman menjual blog pertama saya menjadi pelajaran berharga bahwa peluang di dunia digital itu nyata dan sangat terbuka bagi siapa saja yang mau mencoba.

Terakhir, sekali lagi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Teh Ani Berta yang telah menjadi salah satu alasan saya semakin percaya diri untuk menekuni dunia blogging. Semoga ilmu yang dibagikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya bagi banyak blogger di Indonesia. Dan untuk Cerita Sang Pejalan, semoga ini menjadi awal perjalanan baru yang lebih panjang, lebih seru, dan tentunya lebih cuan di masa depan.***

Posting Komentar

29 Komentar

  1. Wah keren kak bisa menghasilkan cuan dari Adsense. Blog saya adsensenya dikit banget akhirnya dilepas saja. Ternak blog mungkin bisa jadi solusi untuk mendapatkan cuan namun memang harus diperhitungkan juga ya (maria tanjung)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Justru aku lepas blognya bukan karena adsense, tapi ada yang nawar mba hehehe. kalo adsense nya mah sama, belom gajian juga.

      Hapus
  2. Setuju sekali kalau konsistensi jauh lebih penting daripada menunggu semuanya sempurna. Banyak blogger pemula yang mungkin merasa harus punya modal besar dulu, padahal yang terpenting adalah mulai menulis. Artikelnya memotivasi banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mba Ai, itulah yang sering jadi dilema buat para blogger pemula. Mau nulis dulu apa beli domain TLD dulu hehehe

      Hapus
  3. Selamat ya Kak, keren ih bisa cuan-cuan dari ngeblog. Artikelnya memotivasi banget, untuk terus merawat blog. Ditunggu kiprah baru di Cerita Sang Pejalan ya. Salam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih banyak mba, mudah-mudahan bisa nambah semangat buat terus nulis

      Hapus
  4. Selalu ada yang menarik dari dunia blogging. Dari zaman ke zaman, kuncinya ternyata masih saya bila ingin berkembang. Konsisten, terus semangat belajar, dan gak takut untuk memulai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget mba mir. Aku juga terinspirasi sama blogger-blogger senior yang selama ini aku kenal

      Hapus
  5. Mantap kak pengalamannya lolos AdSense, blognya bisa dimonet. Konsisten menulis bisa lanjut diterapkan, dan semangat selalu berkarya Kak

    BalasHapus
  6. Kang dede, aku juga dapat email yang menanyakan apakah sy bersedia menjual blog. Awalnya saya cuekin aja karena memang saya tidak punya niatan untuk itu. Trus sekilas sy baca chat di grup WAG ISB ternyata ada yg juga sedang ditawari untuk menjual blognya dst. Iseng akhirnya saya balas email orang tersebut, berapa penawaran/valuasi dia terhadap blog saya yang jujur sudah cukup lama saya bangun, sudah terhubung dengan google adsense juga namun blom pernah gajian hehehe..... Tapi karena kemudian justru dia malah konfirmasi balik dengan menanyakan beberapa detail blog, saya yang memang semula hanya iseng tidak melanjutkan komunikasi tersebut. Khawatir saya yang goyah hahaha. Secara saya maish sayang dg blog saya hehehe...klo boleh tahu bagaiman sekarang kondisi blog Cerita Perjalanan Diaz saat ini Kang? apakah isinya mereka biarkan semula atau seperti apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Ophi, aku pun dapat e-mail serupa. Apakah dari pengirim yang sama?
      tapi enggak kepikiran untuk nanya valuasi karena masih sayang sama blogku the one and only walaupun jarang diisi hahah... banyak kenangan gitu

      Hapus
    2. Blognya masih aktif dan kontennya juga gak ada yang diubah. Gak tau konsepnya buat gimana hehehe

      Hapus
  7. Selamat ya Mas. Keren banget ceritanya. Perjuangan supaya lolos Google AdSense dan proses belajar dengan blogger senior teh Ani Berta tentu adalah momen berharga yang akan manis untuk dikenang.

    Benar adanya, blog itu aset digital yang bisa banget dioptimalkan untuk menghasilkan cuan ataupun membuka peluang. 2022, lewat ngeblog saya dapat peluang diterima kerja di agency. Tahun 2026, berkat kompetisi ngeblog, Alhamdulillah menang hadiah umroh. Jadi, semangat ngeblog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahh Alhamdulillah atuh Teh, bisa dapat hal-hal yang tak terduga dari awalnya ngeblog

      Hapus
  8. Apa kabar sekarang blog cerita perjalanan Diaz nya ya?
    Semoga blog baru ini membawa keberkahan dan keberhasilan yang lebih melimpah ya, Kang ... Amiin...
    Ternak blog bis jadi lahan cuan juga nih sekarang ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Blognya sudah ganti pemilik teh hehehe. Tapi masih aktif dan gak ada yang diganti kontennya

      Hapus
  9. keren kak ternyata blognya sudah laku terjual dengan nilai yang sesuai harapan ya. kalau aku malah sedih banget nih, Kak blogku yang sebelumnya bisa ada iklannya tahu-tahu bermasalah sehingga iklan nggak muncul dan ini berkali-kali mengajukan selalu ditolak dengan alasan blognya isinya kurang bernilai huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mba Antung. Klo itu aku juga awalnya sama. Gara-gara kontennya kurang menarik, tapi setelah aku cari beberapa kesalahan dan memperbaikinya, Alhamdulillah bisa lolos juga adsense nya

      Hapus
  10. Selamat ya Kak Diaz,,,buah perjalanan menulis sudah menghasilkan cuan yang lumayan. Memang segala sesuatu yang dijalani dengan serius pasti akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

    BalasHapus
  11. MasyaaAllah terharu, semoga ilmunya berkenan ya Kang. Dan semua keberhasilan itu tentunya berkat konsistensi Kang Dede juga. Pokonamah salut sama komitmennya ngeblog, lanjutkan ya Kang!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah makasih pisan teh, udah membimbing dan ngajarin kita soal konsisten dalam nulis. Termasuk buat lolos adsense nya. Haturnuhun pisan🙏

      Hapus
  12. MasyaAllah. Rejeki ya. Semoga setelah ini, karena traffic-nya baik, dana yang masuk dari adsense pun lumayan. Bikin kantong dan hati senang. Aamiin. Konsistensi memang nggak pernah mengkhianati ya, Kang.

    Semoga ternak blog membuka banyak jalan rejeki-rejeki lainnya. Aamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mba Cha, salah satu benefit berkomunikasi ya seperti ini
      Bisa dapat temen dan ilmu bermanfaat

      Hapus
  13. Bisa ternak deui atuh nya kang de, lumayan hehehe....bisa untuk nafas panjang taunan ya kang de haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insyaallah bah, ieu ge nuju bikin konsep 2 website/blog kanggo nice khusus

      Hapus
  14. saya juga pernah dapat tawaran yang sama kak, tapi via wa, tawaran harganya juga gak main-main. Tapi ya, tentu saya tolak karena....blog saya, keduanya, udah layaknya anak-anak saya, terlalu banyak kenangan, kisah, momen hingga perjuangan dan prestasi. Dan, begitu saya tanya, mereka bukan butuh blog saya yang udah berniche dan terbentuk tapi adsensenya aja, hmmm saya jadi negative thingking, kalau dijual, ntar blog saya jadi apakah? agak takut juga sih.

    Tapi, kalau mau di bisnis-in, oke juga sih, ternak blog? kenapa gak, lumayan loh kalau diseriusin.

    BalasHapus
  15. Mulai dari hal kecil pun bisa jalan kalau konsisten. Nggak harus langsung besar, yang penting berani mulai dulu.

    BalasHapus